![](https://naker.news/wp-content/uploads/2023/03/WhatsApp-Image-2023-03-15-at-13.07.40.jpeg)
NAKER.NEWS, JAKARTA — Kadin Ketenagakerjaan Indonesia Akan menjawab tantangan ketenagakerjaan dengan sesuai Perpres 68 Tahun 2022, Permenko PMK No. 5/ 2022, Permenko PMK No. 6/ 2022 dan Kepmen 166 Tahun 2020 KADIN menjadi mitra yang sangat startegis untuk membantu mewujudkan tenaga kerja yang unggul dan kompeten.
KADIN akan berperan dalam membangun Sitem Informasi pasar kerja Mendukung tersedianya data pasar tenaga kerja, meningkatkan peran industri dalam penerbitan standar kompetensi kerja terkini, memfasilitasi peningkatan akses magang di industri dan merekomendasikan mekanisme sertifikasi yang efisien dan menyusun rekomendasi skema Skill Development Fund dan mendorong implementasi cost-sharing serta menyusun rencana strategis pembentukan Komite Sektoral dan mendukung pembentukan Tim Koordinasi Vokasi Daerah.
Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang mengundang LSP, beberapa perguruan tinggi, politeknik, Dinas Pendidikan , BLK , Dinas Tenaga Kerja, Kadin dan Apindo di Sumatra Utara T, Kasubit Pelatihan pada kesempatan tersebut Ibu Fauziah SE,M.Si menyampaikan tantangan ketenagkerjaan kedepan.
Sementara itu, perwakilan dari SMK dan Politeknik USU dan asosiasi Asesor meminta KADIN indonesia Bidang Ketenagakerjaan untuk Membuka ruang kerjasama magang di perusahaan, memberikan informasi kebutuhan kompetensi DUDI kepada Politeknik USU, SMK terkait rekruitmen, mengusulkan agar perusahaan pada saat merekut karyawan mencantunkan persyaratan calon tenaga kerja yang tersertifikasi, perwakilan KADIN Sumut sangat menanti adanya KADIN Institute yang nanti akan diikuti oleh KADIN Provinsi Serta Asosiasi Asesor berharap kadin dapat mengajak DUDI untuk menjadi asesor agar sekaligus dapat melihat kwalitas dari hasil uji apakah sdh sesuai kebutuhan pasar.
Sesuai dengan peran KADIN pada Perpres 68 Tahun 2022 dan Kepmen 166 tahun 2020 Kadin mengawal SKKNI yang sesuai dengan kebutuhan Dudi mengkolaborasikan dan mensigergikan LSP dengan dunia usaha membentuk asosiasi LSP yang dinisiasi dibawah KADIN Institute.
Kegiatan sosialisasi program indonesia kompeten tahun 2023 dan Ibu Fauziah selaku kepala sekretariat berharap akan ditindak lanjuti dalam bentuk kerjasama KADIN dengan BNSP dan mengundang diskusi dan tindak lanjutan.
Artikel ini telah dipublikasikan di Naker.news dengan judul "Kadin Ketenagakerjaan Akan Dukung Data Pasar tenaga Kerja" oleh By Wahyu Kurniawan pada 2023-03-15 14:31:02. Untuk membaca lebih lanjut, kunjungi: https://naker.news/2023/03/15/kadin-ketenagakerjaan-akan-dukung-data-pasar-tenaga-kerja/
#Artikel Terbaru
- Tragedi Kebakaran di Los Angeles: 16 Orang Tewas, 97 WNI Terdampak
- Badan Gizi Nasional Buka Lowongan Kerja untuk Sarjana, Peluang Jadi ASN, Simak Syaratnya!
- Dampak PPN 12 Persen, Langganan Netflix dan Spotify Jadi Makin Mahal, Benarkah?
- Cek Fakta! Benarkah QRIS Kena PPN 12 Persen Mulai 2025?
- Libur Natal dan Tahun Baru: Bagaimana Nasib Pekerja Ojek Online?
- Beasiswa TaiwanICDF 2025: Peluang Emas Kuliah S2-S3 Gratis!
- Resmi Dikukuhkan, PSPI Siap Perkuat Ekosistem Sertifikasi dan Dorong Kualitas SDM Indonesia
- Sepakat UMP Naik 6,5 Persen, Buruh di Sumsel Tunggu Upah Sektoral
- Besok Pengumuman UMP Sumsel 2025 Naik 6,5 Persen
- Transformasi Dunia Kerja: Perubahan Besar Akibat Digitalisasi, Otomatisasi, dan Kecerdasan Buatan
#Featured posts
- Beasiswa TaiwanICDF 2025: Peluang Emas Kuliah S2-S3 Gratis!
- Resmi Dikukuhkan, PSPI Siap Perkuat Ekosistem Sertifikasi dan Dorong Kualitas SDM Indonesia
- Besok Pengumuman UMP Sumsel 2025 Naik 6,5 Persen
- Transformasi Dunia Kerja: Perubahan Besar Akibat Digitalisasi, Otomatisasi, dan Kecerdasan Buatan
- Langkah Mudah Memulai Sertifikasi Profesi untuk Pengembangan Karir
- Pentingnya Sertifikasi Profesi di Era Digital: Tingkatkan Peluang Karir
- Mengembangkan Kompetensi di Era Digital: Peran Sertifikasi untuk Industri dan Tenaga Kerja
- Pemberantasan Mafia Tanah, ATR/BPN Palembang Gandeng Masyarakat
- Apple Bangun Pabrik di Indonesia, Loker Melimpah untuk Warga Lokal!
- Vokasi vs Sarjana: Mana yang Lebih Cocok untuk Karier Anda?