
Sabil, seorang guru honorer yang sebelumnya dipecat karena mengkritik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menolak untuk kembali mengajar setelah mendapat klarifikasi dari sang gubernur. Menurut Sabil, keputusannya tersebut bukanlah semata-mata karena kasus yang menimpanya, tetapi juga karena banyak efek yang timbul dari kasus ini.
“Saya merasa tidak nyaman untuk kembali mengajar setelah kasus ini. Ini bukan hanya tentang saya dan kasus yang menimpa saya, tetapi juga tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara,” ujar Sabil dalam keterangannya, Kamis (17/3/2023).
Menurut Sabil, kasus yang menimpanya merupakan pelajaran bagi masyarakat Indonesia tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, terutama dalam hal hak kebebasan berpendapat dan berbicara.
Baca juga: Inikah Perintah Ridwan Kamil Sebelum Sabil Fadhillah Dipecat dari Pekerjaannya sebagai Guru?
“Kasus ini menjadi pelajaran bahwa setiap orang harus bertanggung jawab atas ucapan dan tindakannya. Saya berharap bahwa kita semua bisa belajar dari kasus ini dan memperbaiki diri kita sendiri,” ujarnya.
Sabil juga mengharapkan agar nasib guru honorer di Indonesia bisa diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakat secara lebih serius. Menurutnya, guru honorer merupakan bagian penting dari sistem pendidikan di Indonesia, namun mereka masih seringkali diabaikan dan tidak mendapatkan perlakuan yang adil.
“Dalam kasus saya, saya merasa bahwa hak-hak saya sebagai guru honorer tidak dihormati. Saya berharap bahwa pemerintah dan masyarakat bisa memberikan perhatian lebih kepada nasib guru honorer di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga: Kritik Keras Anggota DPRD Jabar terhadap Ridwan Kamil Terkait Dipecatnya Guru yang Komentar ‘Maneh’
Sebelumnya, Gubernur Ridwan Kamil telah memberikan klarifikasi terkait kasus yang menimpa Sabil. Ridwan Kamil menyatakan bahwa setiap warga negara berhak untuk menyampaikan pendapatnya, tetapi harus dilakukan dengan cara yang sopan.
“Saya menghormati hak setiap orang untuk menyampaikan pendapatnya, tetapi saya berharap itu dilakukan dengan cara yang sopan. Kita semua harus menghormati satu sama lain,” kata Ridwan Kamil.
Artikel ini telah dipublikasikan di Naker.news dengan judul "Sabil Menolak Kembali Mengajar Setelah Ridwan Kamil Memberikan Klarifikasi, Ini Alasannya" oleh By Wisnu Ardianto pada 2023-03-16 17:45:51. Untuk membaca lebih lanjut, kunjungi: https://naker.news/2023/03/16/sabil-menolak-kembali-mengajar-setelah-ridwan-kamil-memberikan-klarifikasi-ini-alasannya/
#Artikel Terbaru
- Tragedi Kebakaran di Los Angeles: 16 Orang Tewas, 97 WNI Terdampak
- Badan Gizi Nasional Buka Lowongan Kerja untuk Sarjana, Peluang Jadi ASN, Simak Syaratnya!
- Dampak PPN 12 Persen, Langganan Netflix dan Spotify Jadi Makin Mahal, Benarkah?
- Cek Fakta! Benarkah QRIS Kena PPN 12 Persen Mulai 2025?
- Libur Natal dan Tahun Baru: Bagaimana Nasib Pekerja Ojek Online?
- Beasiswa TaiwanICDF 2025: Peluang Emas Kuliah S2-S3 Gratis!
- Resmi Dikukuhkan, PSPI Siap Perkuat Ekosistem Sertifikasi dan Dorong Kualitas SDM Indonesia
- Sepakat UMP Naik 6,5 Persen, Buruh di Sumsel Tunggu Upah Sektoral
- Besok Pengumuman UMP Sumsel 2025 Naik 6,5 Persen
- Transformasi Dunia Kerja: Perubahan Besar Akibat Digitalisasi, Otomatisasi, dan Kecerdasan Buatan
#Featured posts
- Beasiswa TaiwanICDF 2025: Peluang Emas Kuliah S2-S3 Gratis!
- Resmi Dikukuhkan, PSPI Siap Perkuat Ekosistem Sertifikasi dan Dorong Kualitas SDM Indonesia
- Besok Pengumuman UMP Sumsel 2025 Naik 6,5 Persen
- Transformasi Dunia Kerja: Perubahan Besar Akibat Digitalisasi, Otomatisasi, dan Kecerdasan Buatan
- Langkah Mudah Memulai Sertifikasi Profesi untuk Pengembangan Karir
- Pentingnya Sertifikasi Profesi di Era Digital: Tingkatkan Peluang Karir
- Mengembangkan Kompetensi di Era Digital: Peran Sertifikasi untuk Industri dan Tenaga Kerja
- Pemberantasan Mafia Tanah, ATR/BPN Palembang Gandeng Masyarakat
- Apple Bangun Pabrik di Indonesia, Loker Melimpah untuk Warga Lokal!
- Vokasi vs Sarjana: Mana yang Lebih Cocok untuk Karier Anda?